Cara Mengatasi Penyakit Pengentalan Darah

Apa Yang Dimaksud Dengan Penyakit Pengentalan Darah ?

Penyakit kekentalan darah adalah penyakit kelainan pada sistem imun. Sistem imun ini tidak mengenali sel tubuh sendiri sehingga merusak sel-sel auto imun, akibatnya terdapat pengingkatan terbentuknya pembekuan darah pada pembuluh darah nadi dan pembuluh darah vena, Jika aliran darah mengalami pengentalan hingga kebekuan efeknya organ-organ penting di dalam tubuh tidak bisa menerima aliran darah secara sempurna.

Mengatasi-Pengentalan-Darah-Dan-Penyumbatan-Pembuluh-Darah

Bahaya Penyakit Pengentalan Darah ?

Darah kental Dapat Menimbulkan Masalah Yang Serius Bagi Kesehatan jika Terjadi gejala akibat darah kental dan tidak dirawat dengan baik Dapat Mengakibatkan Bahaya Yang Fatal .  Ketika darah dalam tubuh mengental, maka ia akan mengalami kesulitan untuk beredar dan membawa kebutuhan, seperti oksigen, nutrisi dan hormon ke seluruh tubuh. Karena tubuh tidak mendapatkan hal-hal ini dari darah, pengentalan darah akhirnya dapat menyebabkan kekurangan gizi, kekurangan hormon dan mungkin hipoksia atau kekurangan oksigen. Selain itu, darah kental juga membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Penyebab Pengentalan Darah pada seseorang:

  • Ras etnis tertentu (terutama Kaukasia) mungkin memiliki kecenderungan genetik terhadap Pengentalan Darah .Cacat pada gen koagulasi mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mematikan saklar yang mengaktifkan proses pembekuan. Cacat ini juga dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk membersihkan deposito fibrin yang terbentuk sebagai hasil dari proses pembekuan.
  • Pengentalan Darah  juga bisa disebabkan oleh adanya patogen berbahaya seperti jamur, virus, bakteri, dan parasit. Patogen ini benar-benar dapat mengaktifkan respon koagulasi dalam tubuh sebagai cara mereka menghindar agar tidak diserang oleh sistem kekebalan tubuh.
  • Toksisitas logam berat atau paparan racun lingkungan juga bisa menjadi faktor resiko terjadi Pengentalan Darah.
  • Stres dan trauma juga telah diketahui menyebabkan Pengentalan Darah.

Pengentalan Darah

Ciri ciri Penyakit Pengentalan Darah.

1. Sakit kepala atau migrain
Penderita sering migrain atau sakit kepala di usia muda. Ini merupakan salah satu tanda penting dari sindrom Hughes. Sakit kepala akan meningkat ketika dilakukan pengobatan. Merasa limbung ketika berjalan dan seperti melihat kilatan cahaya juga menyertai sakit kepala yang dirasakan penderita.

2. Merasa mabuk atau seperti mabuk
Disebabkan pasokan oksigen ke otak yang berkurang akibat pengentalan darah sehingga terjadi gangguan keseimbangan. Banyak penderita yang mengeluh merasa seperti mabuk atau sering mereka sebut vertigo. Jika hal ini terjadi dapat mengakibatkan berbagai kecelakaan pada penderita.

3. Hilang ingatan
Terjadi penurunan ingatan atau daya ingat. Menurunnya atau bahkan kehilangan daya ingat karena suplai oksigen yang dibawa oleh darah ke otak berkurang. Banyak penderita yang lupa nama teman atau keluarga, hal-hal yang harus mereka lakukan atau lupa apa yang baru saja dikatakan. Biasanya daya ingat akan meningkat setelah diterapi.

4.Air seni berwarna kemerahan

Saat melewati Ginjal (tempat menyaring racun dari darah), ginjal akan bekerja ekstra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang Pengentalan Darah bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus. Akibatnya air seni akan berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus dapat merusak fungsi ginjal yang dapat mengakibatkan darah tercampur dengan urin, sehingga harus dilakukan cuci darah (hemodialisa) terus menerus seumur hidup.

5. Gangguan penglihatan
Penderita dapat mengalami pandangan ganda, berbayang, bahkan sama sekali tidak melihat. Hal ini terjadi karena pasokan darah ke jaringan arteri dan vena mata mengalami hambatan akibat darah mengental.

6. Gangguan kulit
Banyak penderita sindrom darah kental mengeluhkan gangguan kulit berupa noda disekitar lengan dan kaki (istilah medisnya livedo reticularis) berupa bercak merah kebiruan di kulit yang disebabkan gangguan pembuluh darah.

7. Trombosis
Trombosis atau darah menggumpal terjadi jika sindrom ini tidak ditangani secara serius. Trombosis dapat terjadi pada organ mana saja, termasuk yang vital seperti mata, hati dan ginjal.

Trombosis adalah proses koagulasi dalam pembuluh darah yang berlebihan sehingga menghambat aliran darah.

Trombosis dapat terjadi di pembuluh darah arteri, kondisi ini berhubungan dengan elektrostatis yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah vena. Terjadinya proses trombosis dimulai dengan terbentuknya trombus (gumpalan bekuan darah).

Pembentukan trombus dimulai dengan melekatnya trombosit-trombosit pada permukaan endotel pembuluh darah atau jantung. Darah yang mengalir menyebabkan makin banyak trombosit tertimbun pada daerah tersebut. Jika aliran darah cepat maka trombus ini dapat terlepas dari dinding pembuluh darah kapiler, yang dapat menyebabkan sumbatan.

Bila sumbatan ini terjadi di pembuluh darah otak dapat menyebabkan stroke; bila terjadi di pembuluh darah jantung dapat terjadi serangan jantung; bila terjadi di pembuluh darah ginjal dapat menyebabkan gagal ginjal; bila terjadi di pembuluh darah di mata dapat terjadi kebutaan.

8. Serangan jantung
Sindrom darah kental dapat memicu serangan jantung dan masalah pada katup jantung serta menimbulkan penggumpalan pada serambi atas jantung.

Semua ini berawal dari adanya trombus. Trombus dapat terjadi di pembuluh darah jantung (arteria coronaria) maupun di organ jantung sendiri, biasanya di katup-katup jantung. Bila trombus menyumbat pembuluh darah koroner maka dapat timbul serangan jantung, dan bila tertimbun di katup jantung dapat menyebabkan gagal jantung.

9. Stroke
Penyakit yang paling ditakuti akibat penggumpalan darah adalah stroke, yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Stroke dapat terjadi bila trombus yang timbul menyumbat pembuluh darah otak sehingga menyebabkan gangguan suplai nutrisi dan oksigen ke sel otak.

10. Penyumbatan paru
Penyumbatan pada paru terjadi bila pembuluh darah yang mengalir ke paru-paru tersumbat akibat darah menggumpal. Gumpalan darah pada paru-paru menimbulkan nyeri di dada, napas pendek atau tersengal. Penyumbatan paru yang sudah parah dapat berakibat fatal.

11. Gangguan pada usus
Sindrom darah kental dapat mempengaruhi aliran darah ke usus sehingga menyebabkan sakit pada bagian perut, demam ataupun pendarahan pada anus ketika duduk.

12. Keguguran berulang
Sindrom Hughes ini jika menimpa ibu hamil dapat menyebabkan keguguran.

Cara Terbaik Megatasi Penyakit Pengentalan Darah :

  • Rutin dan teratur berolahraga
  • Berhenti Merokok
  • Istirahat berkualitas yang cukup jam tidur teratur
  • Pola hidup yang sehat
  • Minum air putih minimal 2 liter air per hari
  • Kurangi terlalu banyak duduk Perbanyak bergerak / beraktifitas

Perlu Diketahui Ilmu Kedokteran Timur Mengatakan Jika “AliranDarah Lancar Maka Kita Sehat , Jika Aliran Darah Tidak Lancar Maka Sakit ”

Karena Ilmu Kedokteran timur Seperti itu Dengan Kecangihan Teknologi Herbal Timur Tercipta lah ICP CAPSULE

Yang Telah DIakui lebih dari 10.000 Rumah Sakit DI dunia dan Telah Mendapat Sertifkasi LUlus UJI FDA USA TAHAP III , dan Telah Lulus Uji BPOM INDONESIA , Serta Memiliki Sertifikat HALAL dari Saudi Arab.

eciputra

Untuk Pemesanan Bisa Melalui SMS / WA ke Bu elya 081284397373

Dengan Format ICP ( Jumlah Yang Dipesan ) – Nama – Alamat

Kami Juga Menerima Konsultasi Secara Langsung .

Leave A Comment...

*